Bagaimana Menjual Produk Biasa Menjadi Produk Eksklusif?

Bila Anda meluangkan waktu makan siang di sebuah gerai restoran ternama, bisa jadi Anda hanya disajikan sepiring nasi goreng dan Anda harus membayar hingga puluhan ribu. Padahal Anda bisa menikmati nasi goreng yang tidak kalah enak hanya dengan Rp 7 ribu di sebuah warung kaki lima di salah satu sudut kota.

produk eksklusif

Inilah keajaiban dari konsep produk eksklusif. Karena sebenarnya apa yang Anda dapatkan tidak selamanya benar-benar eksklusif, di sini yang Anda dapatkan tidak selalu berupa produk yang tidak akan terjual di pasar umum, tapi lebih pada pelayanan khusus yang hanya bisa Anda nikmati secara eksklusif. Sebuah produk yang sebenarnya hanya memakan beberapa belas ribu biaya produksi, bisa Anda jual dengan harga di atas Rp 50 ribu bila Anda jual sebagai produk eksklusif.

produk eksklusif

Lalu bila Anda sebagai pemilik produk akan menjual produk Anda ini secara eksklusif, pelayanan apa yang harus Anda tambahkan?

  1. Memaksimalkan Quality Control
    Bila Anda membeli sepiring nasi goreng dengan harga puluhan ribu dan Anda masih harus menemukan sebutir sekam padi di dalamnya, tentu ini sangat mengecewakan. Inilah yang harus Anda lakukan, maksimalkan Quality Control hingga Anda bisa menekan serendah mungkin kemungkinan produk Anda tersaji dalam kualitas rendah.Bahkan dengan cara ini Anda bisa menjual sekilo mangga arum manis dengan harga puluhan ribu, lihat di sini. Harga puluhan ribu untuk sekedar jasa potong rambut atau sepotong pakaian dengan harga ratusan ribu.
  2. Memaksimalkan pengemasan
    Salah satu yang selalu menonjol dari produk eksklusif adalah kemasan yang mewah. Sebotol parfum selalu tampil dalam botol kaca berdesain khusus dan kardus dalam warna yang khas, kemudian siap Anda jual dengan harga ratusan hingga jutaan rupiah. Segelas kopi dari café ternama akan tersaji dalam gelas kertas terbaik yang fungsional, mampu menahan panas dan menahan debu masuk.Kemasan dalam produk eksklusif bukan sebuah perkara sederhana. Karena bagaimanapun efek visual selalu menjadi titik awal daya tarik produk dan yang pertama kali konsumen lihat adalah kemasan. Tapi selain kemasan yang tampil secara eksklusif, Anda juga harus pastikan kemasan ini juga memiliki fungsi eksklusif, mampu memberikan jaminan kalau produk Anda akan tetap baik ketika sampai di tangan konsumen.

Itu tadi 2 hal yang bisa membuat produk Anda yang biasa dan hanya membutuhkan biaya produksi terbatas, namun Anda jual sebagai produk eksklusif. Semoga bisa membantu usaha Anda.

Bagaimana Menjual Produk Biasa Menjadi Produk Eksklusif? was last modified: September 30th, 2013 by

Gallery of Bagaimana Menjual Produk Biasa Menjadi Produk Eksklusif?