Awas, Marah Bisa Menular!

marahSaat berpuasa kita tidak hanya belajar untuk menahan lapar dan haus saja, melainkan juga harus bisa menahan hawa nafsu terutama nafsu untuk marah-marah. Selain mengurangi pahala puasa, marah-marah juga bisa menulari orang lain. Otomatis orang yang ‘tertular’ virus marah-marah ini akan ikut berkurang pahala puasanya. Kenapa ‘marah’ bisa menular?

Marah atau uring-uringan merupakan bentuk energi negatif yang dikeluarkan oleh manusia. Energi negatif ini lah yang akan mempengaruhi orang lain karena energi tersebut menyebabkan perasaan tidak nyaman yang akhirnya membuat orang lain jadi ingin ikut marah.

“Benar kalau ada orang yang marah atau uring-uringan itu akan menular karena BT atau uring-uringan itu kan bentuk energi negatif yang dikeluarkan oleh seseorang sehingga bisa menular. Pasti akan merasa tidak nyaman karena kita menyerap energi negatif tersebut dan akhirnya jadi ikut marah,” terang psikolog Ratih Zulhaqqi, M.Psi. yang berpraktik di Klinik Terpadu Fakultas Psikologi UI Depok dan Pusat Layanan Tumbuh Kembang KANCIL, pada Rabu (24/7/2013).

Tentu saja kita tidak ingin pahala puasa kita berkurang hanya karena melihat orang lain marah dan jadi ingin ikut-ikut marah bukan? Lalu bagaimanakah caranya agar kita tidak terlular virus marah dan uring-uringan tersebut?

Ratih menyarankan, supaya tidak ikut-ikutan marah atau uring-uringan lebih baik menghindar saja, agar tidak menyerap energi negatif tadi.

Ratih juga mengatakan bahwa sebenarnya emosi negatif itu memang sudah seharusnya dikeluarkan agar tidak menjadi beban pikiran orang yang bersangkutan, untuk itu maka sebaiknya berikanlah waktu untuk sendiri kepada orang yang sedang marah atau uring-uringan.

“Kalau dia teman kita inisiatiflah bertanya apakah ingin ditinggalkan sendirian atau ingin ditemani. Dengan bertanya demikian maka dapat membuat orang yang uring-uringan tersebut merasa lebih nyaman,” lanjut psikolog tersebut.

Walaupun harus menghindari energi negatif agar tidak tertular, setidaknya anda harus menunjukan rasa kepedulian kepada teman anda tersebut agar dirinya merasa lebih nyaman, Sehingga mungkin saja dia akan mengurungkan niatnya untuk marah-marah, bahkan bisa jadi dia akan menghentikan amarahnya tersebut.

Awas, Marah Bisa Menular! was last modified: July 24th, 2013 by

Gallery of Awas, Marah Bisa Menular!