Fenomena Anak-Anak Gimbal Dieng

anak gimbalFenomena anak-anak yang memiliki rambut gimbal atau gembel yang tinggal didaerah Dataran Tinggi Dieng memang menarik untuk disimak, fenomena unik ini syarat akan nuansa  mistik. Adanya legenda yang melatar belakangi munculnya anak-anak gimbal semakin menambah pesona alam Dieng.

Berawal dari seorang penguasa daerah Dataran Tinggi Dieng yang bernama Kyai Kolodete yang bersumpah untuk tidak mencukur rambutnya yang gimbal hingga seluruh masyarakat Dieng hidup dengan makmur dan jika sumpahnya tersebut belum dapat terpenuhi maka beliau akan menitipkan rohnya kepada anak-anak pilihan untuk melanjutkan keinginannya.

Saat ini anak-anak yang memiliki rambut gembel atau gimbal didaerah Dataran Tinggi Dieng dipercaya merupakan titisan dari Kyai Kolodete yang bersemayam didalam tubuh anak tersebut. Pada mulanya anak-anak gimbal ini terlahir normal seperti anak-anak lain tanpa dilengkapi rambut-rambut gimbal dikepalanya. Namun ketika memasuki umur dua tahun mereka akan diserang demam tinggi yang nantinya akan turun dengan sendirinya, namun panas tinggi ini merupakan tanda-tanda seorang anak akan diberi anugerah memiliki rambut gimbal yang merupakan titipan dari Kyai Kolodete.

Faktor penyebab rambut gimbal ini bukan dikarenakan alasan genetik atau faktor keturunan. Tidak pasti dalam satu keluarga memiliki beberapa anak yang berambut gimbal karena Kepemilikan rambut gimbal ini diwariskan secara acak. Siapapun yang dianugerahi rambut gimbal ini bisa menggangapnya sebagai anugerah dan bisa juga sebagai musibah.

Anak gimbal ini memiliki penampilan fisik seperti anak-anak biasa, hanya berbeda pada bagian rambut dikepalanya. Perlakuan yang diberikan oleh masyarakat pun tidak mengistimewakan anak gimbal tersebut, semuanya diperlakukan sama seperti anak lain. Hanya saja anak gimbal memiliki karakter yang sedikit berbeda, biasanya anak gimbal ini cenderung lebih kuat, aktif, rewel dan agak nakal disbanding anak-anak sebayanya.

Untuk  pencukuran rambut gimbal ini tidak bisa dilakukan dengan cara yang biasa. Perlu dilakukan sebuah ritual ruwatan pencukuran rambut gimbal secara resmi. Karena jika dicukur dengan cara biasa maka rambut gimbal ini akan tumbuh kembali dengan jumlah yang lebih banyak. Selain itu, dalam proses ruwatan sang anak gimbal akan mengajukan sebuah permohonan yang harus dipenuhi oleh orangtuanya karena jika keinginannya tidak dikabulkan  maka proses ruwatan tidak boleh dilakukan dan ini bisa menyebabkan sang pemilik rambut gimbal akan menjadi linglung atau gila.

Fenomena ini memang cukup sulit diterima akal sehat dan belum ada penelitian ilmiah yang bisa menjelaskna fenomena anak gimbal tersebut. Percaya atau tidaknya dengan legenda yang beredar dimasyarakat dikembalikan lagi kepada pembaca.

 

 

Fenomena Anak-Anak Gimbal Dieng was last modified: June 13th, 2013 by

Gallery of Fenomena Anak-Anak Gimbal Dieng