Generasi Galau Indonesia

galauFenomena “galau” dikalangan anak muda Indonesia saat ini tampaknya sedang menjadi trend. Bahkan ada sebuah ungkapan yang berisi “kalau ga galau ga gaul”. Merebaknya berbagai situs jejaring sosial yang saat ini sedang sangat digandrungi oleh para kaula muda semakin mendukung berkembangnya generasi galau Indonesia.

Update status di jejaring social merupakan kewajiban bagi mereka. Kebanyakan isinya adalah curahan hati, kalimat-kalimat melankolis, ratapan atau keluhan seputar kehidupan pribadinya. Rasanya seperti ada yang kurang jika melewatkan momen-momen pribadinya tanpa membaginya dijejaring sosial.

Para generasi galau ini juga merasa dirinyalah orang yang paling sengsara didunia ini. Padahal hanya mengalami masalah yang sepele namun mereka merasa seolah-olah langit sudah akan runtuh. Padahal diluar sana masih banyak orang-orang yang memiliki masalah yang jauh lebih besar dan lebih rumit dibanding mereka namun tidak berlebihan seperti mereka.

Selain itu mendengarkan lagu-lagu bernuansa melow merupakan aktivitas favoritnya. Lagu ini digunakan untuk semakin mendukung suasana hati mereka agar semakin terasa lebih mengiris-iris. Membuat mereka semakin larut dalam kesedihannya.

Entah sejak kapan generasi Indonesia mulai menanamkan mental-mental cengeng seperti yang telah disebutkan diatas sebagai kebiasaan sehari-harinya. Sungguh ini merupakan sebuah kemunduran yang tidak memiliki manfaat sama sekali. Generasi galau, generasi mellow? Bagaimana nasib Indonesia dimasa yang akan datang jika generasi mudanya memiliki mental cengeng seperti itu?

Sebenarnya apa sih esensi dari galau sendiri? Apakah memberikan manfaat jika kita sudah melalukan “galau” tersebut? Sekali lagi galau hanyalah aktivitas yang tidak memberikan manfaat sama sekali, cenderung hanya membuang-buang waktu dan menghambat kemajuan seseorang. Bagaimana jika waktu yang digunakan untuk bergalau-galau ria digunakan untuk aktivitas yang lebih bermanfaat, sudah pasti kita akan mendapatkan kebaikan yang lebih banyak bukan?

Maka dari itu jauhilah aktivitas-aktivitas yang sekiranya tidak bermanfaat seperti “galau” tersebut. Jangan sia-siakan waktu yang telah Tuhan berikan hanya untuk meratapi segala permasalahan yang dihadapi. Ingat, masalah ada untuk diselesaikan bukan untuk diratapi.

 

 

Generasi Galau Indonesia was last modified: June 17th, 2013 by

Gallery of Generasi Galau Indonesia