Golkar: KPK Terkesan Tidak Adil

Korupsi memang sudah menjadi darah daging di dalam sistem pemerintahan negeri Indonesia ini. Hampir setiap kita melihat berita entah itu di koran, televisi, website dan lain sebagainya, ketika kita ingin melihat prestasi apa yang sudah diraih pemerintah, maka yang muncul adalah berita korupsi. Sekian banyak para pejabat yang seharusnya menajdi wakil rakyat, justru malah membuat masyarakat makin sengsara.

Golkar: KPK Terkesan Tidak Adil

Dan KPK sendiri sebagai juru kunci di dalam penanganan kasus korupsi seperti tersandera sebuah kepentingan. Sangat banyak sekali pejabat yang sudah terendus melakukan korupsi oleh KPK, namun masih ada saja yang dibiarkan berkeliaran kelaur masuk tanpa adanya pemberian status tersangka sekalipun. Di lain pihak, ada juga pejabat-pejabat yang ketika terendus melakukan tindakan korupsi, seketika itu juga KPK langsung melakukan penahanan. Itulah yang dirasakan oleh Parta Golkar saat ini.

Hajriyanto yang merupakan Juru Biccara (Jubir) Partai Golkar mengungkapakan bahwa masih banyak pejabat dari partai politik lain yang sudah menjadi tersangka sejak lama, namun samapai detik ini belum ditahan oleh KPK. Namun ia mengatakan bahwa pihaknya tidak mamu membandingkan-bandingkan kasus yang menimpa  Ratu Atut Chosiyah yang juga merupakan Katua DPP Partai Golkar ini dengan para kader partai politik lain.

“Berkenaan dengan kenyataan ada banyak tersangka lain dari parpol-parpol  lain yang tidak kunjung diperiksa lagi dan ditahan oleh KPK. Partai Golkar tidak akan membanding-bandingkannya,” kata Hajriyanti, Sabtu (21/12/2013).

Hajriyanto juga menambahkan bahwa Partai Golkar akan tetap menghargai dan juga menghormati kebiajakan yang sudah di ambil KPK. Ia menambahkan mungkin memang kasus yang sedang dihadapi kadernya berbeda dengan kasus yang dihadapi oleh kader partai politik lain. Oleh karena itu ia mengatakan biarkan masyarakat saja yang akan memberikan penilaian terkait perbedaan penanganan yang dilakukan oleh KPK ini.

Seperti yang diberitakan bahwa Ratu Atut ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK Selasa (17/12/2013) lalu  terkait kasus dugaan suap sengketa Pemilihan Umum Kepala Daerah Kabupaten Lebak, serta penggelembungan dana pengadaan alat kesehatan di Provinsi Banten.

Hajriyanto juga menambahkan, bahwa Ratu Atut hanya diberi kelonggaran 3 hari saja sampai ia benar-benar ditangkap oleh KPK pada hari Jumat (17/12) lalu dan kemudian dimasukkan ke dalam penjara oleh KPK. Kemudian ia menegaskan bahwa tersangka kasus korupsi dari partai politik lain, ada yang sudah diteteapkan sebagai tersangka sejak lama, bahkan lama sekali. Namun sampai hari ini pun KPK belum juga menahannya, dan ia dibiarkan berlalu-lalang dengan sangat bebas.

Tapi sekali lagi, ia menambahkan, biarlah masyarakat yang menilai kinerja dari KPK ini. Bagaimana penilaian anda terhadap KPK?

Golkar: KPK Terkesan Tidak Adil was last modified: December 28th, 2016 by

Gallery of Golkar: KPK Terkesan Tidak Adil