Hentikan Budaya Pembulian

pembulianSeorang pemuda bernama Yoga Cahyadi yang akrab dipanggil Bobi ditemukan meninggal di daerah Surowajan Baru, Yogyakarta setelah menabrakan dirinya ke kereta pada minggu (26/5/2013) pagi. Menurut para saksi mata pemuda tersebut sempat mampir ke sebuah warung sebelum akhirnya menabrakkan diri ke kereta yang kebetulan lewat dihadapannya.

Menurut sebuah sumber diketahui bahwa Yoga adalah seorang promotor sebuah acara music locstock fest di daerah Yogyakarta. Diperkirakan Yoga melakukan aksi bunuh diri ini dilatarbelakangi oleh adanya kisruh yang mewarnai acara music tersebut. Banyak orang yang diduga melakukan aksi pembulian kepada yoga dengan mencaci makinya melalui social media seperti twitter dan facebook. Aksi pembulian ini yang kemungkinan membuat Yoga tertekan atau depresi sehingga nekat melakukan aksi bunuh diri.

Contoh kasus pembulian lain terjadi di Arizona. Seorang pemuda bernama Kevi Tejan mengirimkan sebuah pesan di akun Facebooknya. Dia mengirimkan sebuah pesan yang berisi ungkapan perasaannya jika dirinya selalu merasa dibuli serta di jauhi oleh orang-orang disekitarnya. Dia tidak pernah memiliki teman yang mendukung serta melindunginya, dia juga sudah terlalu lelah keluar masuk rumah sakit jiwa karena terlalu sering mencoba membunuh dirinya sendiri sehingga dia merasa tidak memiliki arti didunia ini. Pesan di Facebook tersebut masih dianggap sebagai lelucon oleh beberapa orang sebelum akhirnya Tejan benar-benar melakukan aksi gantung diri.

Kejadian seperti ini bukan hanya terjadi sekali atau dua kali di masyarakat. Sering kali aksi pembulian berakhir dengan korban yang menderita ketakutan, tertekan, depresi, bahkan sampai melakukan bunuh diri seperti kasus-kasus tersebut. Bullying atau biasa disebut pembulian adalah suatu tidakan kekerasan yang bersifat fisik atau psikologis dengan menggunakan kekuatan atau kekuasaan untuk menyakiti, melukai atau mengncam pihak yang dianggap lebih lemah. Perilaku seperti ini bisa dilakukan oleh satu orang atau lebih banyak.

Tentu saja prilaku seperti ini merupakan suatu tindakan yang sangat dilarang untuk dilakukan oleh siapapun kepada siapapun. Selain merugikan orang lain perilaku seperti ini akan meningkatkan potensi tindak kekerasan di masyarakat dengan menggunakan fisik maupun non-fisik atau psikologi.

Mungkin jika dilakukan untuk maksud bercanda dan tidak berlebihan masih bisa diterima. Namun jika sudah melibatkan kekerasan fisik maupun mental maka sudah seharusnya ada pihak-pihak yang jadi penengah agar kasus seperti ini tidak menimbulkan korban. Apalagi jika dilakukan secara bersama-sama atau keroyokan.

Korban-korban yang merasa dirugikan pun ada baiknya jangan ragu untuk menceritakan masalah yang dialaminya kepada orang-orang terdekat atau melaporkannya kepada pihak yang berwajib agar permasalahan seperti ini tidak membebani pikarannya dan menimbulkan dampak yang lebih gawat.

Kebiasaan untuk membuli sudah pasti harus dihentikan dan ditekankan semenjak dini. Jangan membiasakan diri untuk menghina apalagi mencaci maki kelemahan atau kesalahan orang lain. Karena terkadang hal yang dianggap remeh seperti pembulian ini bisa menimbulkan dampak yang fatal.

 

Hentikan Budaya Pembulian was last modified: May 27th, 2013 by

Gallery of Hentikan Budaya Pembulian