Kasus Pemukulan Pramugari Oleh Seorang Pejabat Di Dalam Pesawat

ponselKasus pemukulan yang dilakukan oleh Kepala BKPMD Bangka Belitung, Zakaria Umar Hadi, kepada seorang pramugari Sriwijaya Air berbuntut panjang. Korban yang bernama Nur Febriyani melaporkan tindakan tidak menyenangkan Zakaria kepada pihak yang berwajib.

Kejadian ini berawal ketika pramugari Febriyani mengingatkan Zakaria untuk mematikan telepon genggam miliknya karena pesawat akan segera lepas landas. Namun tampaknya Zakaria merasa tidak senang atas peringatan dari si pramugari. Hingga akhirnya ketika akan turun dari pesawat zakaria sempat menghampiri Febriyani dan melakukan aksi pemukulan sebanyak dua kali dibagian pipi dan telinganya.

Menurut pengakuan Febriyani “Bapak itu turun paling belakangan kemudian marah-marah tidak jelas, “jangan kasar kamu lain kali lebih sopan”, kemudian dia pukul pipi saya. Kemudian saya mau lapor ke captain pesawat, karena apapun yang terjadi dibelakang, captain harus tahu. Tapi dia tahan saya dan memukul lagi, lebih kencang ke arah telinga,” jelasnya.

Mantan Ketua Umum PBHI Syamsuddin Radjab pada hari Sabtu (8/6/2013) mengatakan Inilah penyakit para pejabat karena merasa punya kuasa hingga masyarakat lainnya cenderung disepelekan.

Pendapat Ketua Umum PBHI Syamsuddin Radjab memang benar, kebanyakan para pejabat merasa memiliki kedudukan dan kekuasaan yang tinggi, sehingga harus mendapatkan perlakuan spesial. Namun bukan berarti mereka  memiliki hak untuk berlaku sewenang-wenang.

Zakaria sempat mengatakan “Biar kapok dia, penumpang itu raja” kepada Febriyani. Zakaria masih merasa dirinya tidak bersalah dan melakukan hal tersebut sebagai pelajaran untuk pramugari-pramugari lain untuk berprilaku lebih sopan kepada penumpang. Jika diperhatikan bapak pejabat yang satu ini memang gila hormat.

Perlu diketahui, peraturan untuk mematikan telepon genggam selama berada didalam pesawat diberlakukan kepada seluruh penumpang yang ada didalam pesawat. Peraturan ini dibuat karena dikhawatirkan frekuensi sinyal yang dihasilkan oleh telepon genggam akan mengganggu sinyal pesawat dan ini bisa berdampak fatal. Beberapa peristiwa kecelakaan pesawat yang terjadi kebanyakan dikarenakan gangguan sinyal dan kemungkinan besar berasal dari tabrakan sinyal antara sinyal pesawat dengan sinyal telepon genggam. Herannya masih saja banyak penumpang pesawat yang mengabaikan peringatan ini. Salah satunya bapak pejabat tersebut.

Jika ada satu penumpang yang menggunakan telepon genggam didalam pesawat maka akan membuat penumpang lain merasa was-was apalagi jika sudah mengetahui fakta bahaya telepon genggam jika digunakan didalam peasawat yang bisa saja mengacam nyawa seluruh penumpang dan kru pesawat. Maka dari itu prilaku pejabat tersebut tidak selayaknya untuk dijadikan contoh, jadilah penumpang cerdas yang mentaati peraturan yang berlaku. Peraturan tersebut dibuat bukan untuk menyusahkan penumpang tapi untuk keselamatan serta kenyamanan selama terbang menggunakan pesawat.

 

 

Kasus Pemukulan Pramugari Oleh Seorang Pejabat Di Dalam Pesawat was last modified: June 10th, 2013 by

Gallery of Kasus Pemukulan Pramugari Oleh Seorang Pejabat Di Dalam Pesawat