Kepala Sekolah SMAN 8 Tangerang Tertangkap Tangan Membawa Shabu-Shabu

DSMA8unia pendidikan Indonesia kembali tercoreng lagi namanya, baru saja beredar pemberitaan yang cukup menggemparkan mengenai seorang kepala sekolah sebuah sekolah menengah atas negeri favorit tepatnya SMAN 8 Tangerang yang kedapatan membawa shabu-shabu didalam mobilnya.

Menurut Kasat Narkoba Polresta Tangerang Komisaris I Gede Gotis di Tangerang, Senin (27/5), penangkapan terjadi pada Rabu (22/5) sekitar pukul 07.00 WIB. Penangkapan dilakukan setelah pihak berwajib mendapatkan informasi bahwa kepala sekolah yang baru saja menjabat selama lima bulan tersebut kerap mengkonsumsi barang terlarang.

Dengan segera polres metro Tangerang memberhentikan tersangka di daerah Jl. Asahan Raya, Cibodas, Tangerang ketika hendak berangkat menuju sekolah. Polisi menggeledah mobil tersangka dan menemukan shabu-shabu dibagian dalam sarung jok seberat 0,5 gram beserta satu alat hisap (bong) dan dua buah sedotan warna putih.

Kasus ini masih dikembangkan oleh polres metro Tangerang untuk ditelaah dengan lebih mendalam. Akibat perbuatannya kemungkinan DD akan dijerat dengan pasal 112 dan 127 UU No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Tentu saja kasus ini membuktikan bahwa dunia pendidikan di Indonesia memang memerlukan perbaikan diberbagai bidang. Tidak hanya kurikulumnya saja yang perlu diperbaharui, kualitas tenaga pengajarnya pun sudah harus sangat diperhatikan.

Sudah pasti pihak dinas pendidikan pun merasa kecolongan karena kasus ini. Bagaimana tidak, seorang kepala sekolah kepala sekolah dari sebuah sekolah favorit bisa sampai tertangkap tangan sedang membawa barang terlarang seperti shabu-shabu. Ini bukti bahwa para tenaga pendidik di Indonesia masih kurang mendapatkan sikap tegas dari pemerintah. Pemerintah sibuk mengkampanyekan budaya anti narkoba kepada siswa/siswi sekolah namun tidak menduga bahwa apa yang sibuk dikampanyekan oleh mereka justru menjerat para pihak-pihak yang berperan sebagai pendidik  generasi muda.

Mungkin saja diluar sana masih ada oknum kepala sekolah atau guru-guru lain yang juga menggunakan barang terlarang namun belum tertangkap. Bisa dibayangkan bagaimana nasib generasi muda Indonesia jika memiliki banyak guru dengan prilaku seperti itu.

Mungkin sudah seharusnya dinas pendidikan beserta pihak yang berwajib lebih ketat terhadapat kasus-kasus seperti ini agar tidak sampai ditemukan lagi kasus yang sama yang menimpa tenaga pedidik yang lain. Kampanye anti narkoba tidak hanya digalakkan untuk para generasi muda saja melainkan seluruh pihak yang terkait.

 

Kepala Sekolah SMAN 8 Tangerang Tertangkap Tangan Membawa Shabu-Shabu was last modified: May 29th, 2013 by

Gallery of Kepala Sekolah SMAN 8 Tangerang Tertangkap Tangan Membawa Shabu-Shabu