Ketika Menghadapi Bisnis Gagal Di Depan Mata

Semua pelaku bisnis sudah pasti memiliki mimpi akan menata masa depan dengan cemerlang, menjadi salah satu raksasa pada bidangnya dan tentu saja kaya raya. Tapi apa jadinya bila bukan itu yang ternyata Anda hadapi, ketika bisnis gagal dan Anda harus menunda lagi impian Anda.

ketika menghadapi bisnis gagal di depan mata

Bicara mengenai bisnis gagal ternyata cukup menarik, karena banyak orang memulai usaha dan bersiap untuk mengecap manisnya kesuksesan. Tapi tidak banyak dari mereka yang juga bersiap mencicipi pahitnya sebuah bisnis gagal. Padahal begitu Anda masuk dalam dunia usaha, seharusnya Anda bersiap pada dua kemungkinan, bisnis sukses atau bisnis gagal.

Masalahnya kebanyakan artikel cenderung bicara mengenai bagaimana cara menghindari kegagalan dan bukan membahas mengenai bagaimana bila harus menghadapi kegagalan. Padahal kegagalan adalah kisah nyata bukan sekedar dongeng belaka.

Kita diajari untuk menyiapkan plan A, plan B hingga plan selanjutnya demi bisa mencegah kegagalan terjadi. Beberapa pelaku usaha kemudian merasa sudah aman dengan beberapa rencana cadangan ini. Pada dunia nyata kadangkala terjadi situasi ketika semua rencana cadangan sudah tidak lagi bekerja mengatasi masalah. Tidak ada salahnya Anda mulai berpikir untuk menurunkan sekoci Anda dan menyelamatkan yang tersisa.

Yang tidak pernah dibahas adalah, kapankah Anda mengibarkan bendera putih Anda dan mulai menurunkan sekoci penyelamatan? Ketidak tahuan bisa menjerumuskan seseorang pada lubang kebangkrutan dan bila ini yang terjadi tidak mudah untuk bangkit lagi. Ketika modal nol,aset nol,  kepercayaan nol dan tentu saja semangat Anda nol, bagaimana Anda mengawalinya kembali.

Bila kita asumsikan kegagalan adalah ketika kekuatan modal dan aset Anda tidak lagi mampu menopang operasional usaha, maka kita akan bicara mengenai struktur aset Anda dan kekuatan modal Anda. Sedari awal Anda perlu mengetahui dengan jelas, perkembangan aset dan kekuatan modal Anda. Seberapa aset dan modal yang Anda miliki pada awal Anda menjalani usaha, hingga kini usaha Anda berjalan.

Ketika terjadi masalah dan mulai menyedot aset dan modal Anda, perhatikan perkembangannya dengan sangat baik. Jangan takut menyingkirkan aset Anda atau menggunakan modal Anda bila memang kemudian bisa kembali mendongkrak kondisi keuangan Anda kembali. Tapi bila ternyata justru modal Anda semakin menipis, mulailah mengamati angka demi angka dengan seksama.

Pastikan Anda masih memiliki sisa dana untuk memenuhi kewajiban Anda, seperti membayar karyawan, membayar supplier dan pajak-pajak. Kemudian sisakan pula sejumlah modal atau aset yang memungkinkan Anda untuk memulai kembali dari awal. Bisnis gagal bukan berarti akhir dari segalanya. Tapi memulai lagi juga tetap memerlukan amunisi. Bukan hanya modal, tapi juga kepercayaan investor dan perbankan serta beberapa karyawan setia.

Jadi jangan takut menghadapi kegagalan seharusnya bukan sekedar kata-kata, karena bisnis gagal adalah realita. Justru siapkan diri Anda pada kemungkinan terburuk yang bisa saja terjadi.

Ketika Menghadapi Bisnis Gagal Di Depan Mata was last modified: September 12th, 2013 by

Gallery of Ketika Menghadapi Bisnis Gagal Di Depan Mata