Kurikulum 2013, Hapuskan Mata Pelajaran Bahasa Inggris, Penjaskes, dan TIK

Pemprov (Pemerintah Provinsi) DKI Jakarta menyatakan bahwa di dalam kurikulum 2013/2014 akan dihapuskan tiga mata pelajaran wajib bagi tingkat pendidikan kelas 1 s/d 3 SD (Sekolah Dasar). Tiga mata pelajaran yang dihapus itu adalah, Bahasa Inggris, Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan Pendidikan Jasmasi dan Kesehatan (Penjaskes).

Kurikulum 2013, Hapuskan Mata Pelajaran Bahasa Inggris, Penjaskes, dan TIK

Kepala Dinas Pendidkakn DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyono mengatakan bahwa tiga mata pelajaran ini sudah tidak menjadi mata pelajaran wajib lagi untuk pendidikan tingkat SD, dan sebagai gantinya ketiga mata pelajaran ini akan dimasukkan ke dalam kegiatan ekstrakulikuler. Menurut apa yang disampaikan Taufik Yudi Mulyono di Balai Kota, Jakarta Pusat hari Rabu kemarin (11/12), ia mengatakan bahwa ketiga mata pelajaran tersebut mempunyai kedudukan yang sama dengan kegiatan ekstrakuliler yang lain seperti, Unit Kesehatan Siswa (UKS), Pramuka, Basket, dan kegiatan ekstrakulikuler yang lain.

Aka tetapi, karena sudah dihapuskan dari mata pelajaran utama, bukan berarti ketiga mata pelajaran ini tidak penting. Namun ketiga mata pelajaran ini akan dinilai lebih kepada pengaplikasian Emotional Quotient (EQ). Dan harapannya para siswa akan mendapatkan materi pengajaran dengan lebih menyenangkan dan kreatif. Selain itu, ketiga mata pelajaran ini, juga tidak akan diujikan di dalam Ujian Akhir Sekolah (UAS).

Akan tetapi menurut pernyataan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Rohan Mohandas menyatakan bahwa memang sejak dulu Bahasa Inggris itu tidak ada di dalam kurikulum tingkat SD. Yang ada adalah kurikulum tingkat kelas 1 SMP. Sehingga beliau menyampaiakan memang sejak dulu di dalam struktur kurikulum yang ada, memang tidak wajib. Sehingga istilah dihapuskankannya mata pelajaran Bahasa Inggris, tidaklah tepat.

Namun Ramon Mohandas tidak akan melarang ketika masih ada sekolah tingkat SD yang mengajarkan mata pelajaran Bahasa Inggris, Penjaskes, dan juga TIK. Asalkan tidak mengambil waktu pelajaran utama, sehingga harus ada waktu pelajaran tambahan yang diperuntukkan bagi siswa SD tersebut. Jadi bagi sekolah yang memang menganggap perlu diajarkannya Bahasa Inggris bagi siswa SD didikannya, silahkan diberikan pengajaran tanpa harus mengganggu jam belajar mata pelajaran yang wajib.

Wakil Guberbur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama sangat mendukung pengahupusan dari ketiga mata pelajaran ini dari kurikulum wajib. Dan sepakat ketika Bahasa Inggris dijadikan kegiatan ekstrakulikuler, sehingga siswa bisa memilih apakah dia akan belajar Bahasa Inggris ataukah tidak. Beliau mengatakan, “Kalau kamu maunya belajar Bahasa Jerman, Bahasa Jepang, ya boleh dong. Enggak masalah, itu soal pilihan saja”.

Kurikulum 2013, Hapuskan Mata Pelajaran Bahasa Inggris, Penjaskes, dan TIK was last modified: December 28th, 2016 by

Gallery of Kurikulum 2013, Hapuskan Mata Pelajaran Bahasa Inggris, Penjaskes, dan TIK