Kurikulum 2013 Melatih Siswa Jadi Generasi Budak?

tolak_kur_13_guru_istana

Sampai saat ini kurikulum 2013 masih menuai pro dan kontra, terutama jika terkait dengan penghapusan mata pelajaran Bahasa Inggris di tingkat SD (Sekolah Dasar) dan mata pelajaran TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).

Walaupun Kemendikbud (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan) menjamin para guru masih tetap akan mendapatkan sertifikasi yang masih melekat, kurikulum tersebut masih saja ditentang.

Ida, salah satu guru honorer yang mengampu mata pelajaran Bahasa Inggris di Depok mengaku bahwa ia dan para guru bahasa Inggris yang lain akan terkena dampak penerapan kurikulum 2013. Walaupun tetap mendapatkan tempat, mereka tetap merasa cocok di bidangnya yaitu mengajar Bahasa Inggris. Ida mengaku sudah mengajar bahasa Inggris selama 15 tahun.

“Kalau kurikulum 2013 diterapkan saya yang kena dampaknya, karena saya mengajar bahasa Inggris. Saya katanya akan dijadikan wali kelas. Jika mengajar di kelas, maka harus bisa mengajarkan semua mata pelajaran. Kebetulan saya juga sarjana sehingga mau tidak mau harus bisa,” ucap Ida.

Menurut Ida, bahasa Inggris merupakan bahasa internasional yang bisa membangkitkan semangat para generasi muda di tengah ketatnya persaingan bangsa asing. Ida menilai bahwa bahasa Inggris sangat penting diajarkan pada anak sejak dini. Apalagi saat ini banyak siswa SD yang masih belum paham perbendaharaan kata dan berbicara bahasa Inggris.

“Kurikulum 2013 katanya lebih ditekankan pada budi pekerti, itu boleh saja, namun bahasa Inggris jangan dihapus. Katanya kurikulum 2013 lebih banyak mengutamakan kebudayaan daerah. Apa mau melamar kerja pakai bahasa Sunda, misalnya,” lanjut Ida.

Ia mengaku heran dengan pola pikir pemerintah Indonesia yang justru ingin membuat generasi penerus bangsa ini tergeser dengan bahasa lain. Menurut Ida, kurikulum 2013 menyakitkan para guru honorer yang selama ini mengajar Bahasa Inggris.

“Itu sangat menyakitkan, kami menentang penerapan kurikulum 2013. Masa kita mau ketinggalan zaman, apalagi guru TIK juga dihilangkan. Sebenarnya bagaimana pemikiran mereka? Yang akan jadi korban bukan hanya saja saja tetapi generasi penerus bangsa yang terancam menjadi generasi budak,” tutup Ida.

Kurikulum 2013 Melatih Siswa Jadi Generasi Budak? was last modified: June 19th, 2013 by

Gallery of Kurikulum 2013 Melatih Siswa Jadi Generasi Budak?