Melatih Anak Berpuasa Sejak Dini

bocahMarhaban Ya Ramadhan, Bulan Ramadhan, Bulan yang penuh dengan berkah tak lama lagi akan segera datang. Bagi orang-orang dewasa sudah pasti mengerti tujuan, makna dan manfaat puasa karena sudah melaksanakannya berkali-kali. Lalu bagaimana dengan anak-anak? Kapankah saat yang tepat memperkenalkan puasa Ramadhan kepada anak anak?

Setelah memperhatikan kondisi generasi muda sekarang yang begitu memprihatikan tentu saja pendidikan agama kepada anak sebaiknya diterapkan sedini mungkin. Begitu pula puasa Ramadhan, melatih anak berpuasa semenjak dini akan membuat anak terbiasa melakukannya ketika sudah dewasa kelak. Untuk itu marilah kita manfaatkan semaksimal mungkin kesempatan emas dengan datangnya Ramadhan yang mulia ini untuk memberikan latihan-latihan ruhiyah bagi anak-anak kita, dengan mempersiapkan dan melatih mereka menjalankan ibadah puasa lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

Agar anak tidak merasa keberatan dalam melaksanakan ibadah puasa Ramadhan ini maka pemilihan kata yang digunakan orangtua dalam merayu dan mengajak anak untuk berpuasa sangatlah penting. Dibanding menggunakan kalimat “Puasa adalah menahan lapar dan haus selama satu hari mulai dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari” akan lebih baik menggunakan kalimat “Puasa adalah mempercepat makan pagi dan menunda makan malam”. Kalimat kedua tentu akan membuat anak tidak terlalu merasa terbebani walau sebenarnya memiliki arti yang sama.

Dalam melatih seorang anak untuk berpuasa maka orangtua harus memperhatikan umur serta kondisi tubuh si anak terlebih dahulu. Mungkin benar mengajarkan anak berpuasa Ramadhan semenjak dini merupakan ajaran yang benar namun tetap harus memperhatikan umur serta kondisi tubuh anak tersebut. Karena kondisi tubuh setiap anak pada usia-usia tertentu akan berbeda-beda maka sebaiknya tidak terlalu memaksakan anak-anak untuk puasa satu hari penuh. Karena dikhawatirkan kondisi tubuh anak yang masih sangat rentan dan lemah apabila terlalu dipaksakan akan mempengaruhi perkembangan tubuh dan kesehatannya.

Untuk anak berusia balita bisa mengajarkan anak berpuasa Ramadhan mulai dari subuh hingga pukul 9 atau 10 pagi. Setelah berbuka ajaklah anak untuk melanjutkan puasanya kembali. Kemudian biarkanlah anak kembali berbuka pada pukul 3 sore dan melanjutkannya kembali hingga magrib tiba. Ajaklah anak untuk melakukannya secara rutin agar terbiasa. Untuk anak balita latihan puasa ini memang hanya bertujuan untuk memperkenalkan si anak kepada kebiasaan berpuasa yaitu menahan lapar dan haus. Jam berbuka bisa ditingkatkan sesuai dengan umur anak.

Untuk anak yang sudah memasuki usia sekolah maka jam berbuka bisa ditingkatkan menjadi setengah hari atau berbuka pada adzan. Karena anak usia sekolah dirasa sudah lebih kuat untuk melakukan puasa setengah hari. Namun orang tua tetap harus memperhatikan kondisi tubuh si anak jika dirasa tidak memungkinkan maka biarkanlah si anak berbuka. Jangan lupa untuk tetap memberikan apresiasi kepadanya agar anak bertambah semangat untuk menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Untuk anak berusia 10 keatas sudah bisa dilatih untuk berpuasa satu hari penuh. Apalagi juka sudah memasuki masa baliq beri tahu anak kewajiban tentang berpuasa Ramadhan. Jangan lupa untuk memberikan semangat kepada anak selama berpuasa agar tetap kuat dan semangat saat berpuasa. Jangan lupa untuk  menu sahur dan berbuka berikanlah asupan makanan yang bergizi tinggi supaya tubuh anak tidak kekurangan nutrisi saat berpuasa dan tetap bisa beraktivitas normal.

 

Melatih Anak Berpuasa Sejak Dini was last modified: July 7th, 2013 by

Gallery of Melatih Anak Berpuasa Sejak Dini