Penyalahgunaan Narkoba Oleh Remaja

Penyalahgunaan Narkoba Oleh Remaja – Akhir-akhir ini kita sering disuguhkan oleh berbagai media massa mengenai berita penyalahgunaan obat terlarang, baik dari remaja maupun orang dewasa. Mereka menyalahgunakan obat yang disebut narkoba secara sembunyi. Obat narkoba tersebut adalah obat yang sering digunakan para medis untuk membius pasien. Penyalahgunaan obat narkoba bisa berakibat fatal bagi penggunanya.
Apa itu narkoba?

Penyalahgunaan Narkoba Oleh Remaja

Penyalahgunaan Narkoba Oleh Remaja


Narkoba singkatan dari narkotika dan obat-obat/bahan bahan berbahaya. Sedangkan menurut Kementerian Kesehatan RI, narkoba disebut juga dengan Napza. Napza singkatan dari narkotika, pskotropika, dan zat adiktif. Baik narkoba atau napza mengacu pada kelompok zat atau senyawa-senyawa yang mengandung risiko kecanduan bagi penggunanya.

Pada dasarnya, Narkoba adalah sekumpulan senyawa-senyawa psikotropika yang biasanya digunakan untuk membius pasien saat akan dioperasi dan obat-obatan untuk penyakit tertentu. Akan tetapi, kini disalahgunakan peruntukannya dan dosisnya oleh sebagian remaja untuk hal-hal tertentu. Hal ini disebut dengan penyalahgunaan narkoba.

Akibat atau dampak negatif dari penyalahgunaan narkoba bagi fisik, antara lain :
1. Muka menjadi pucat. Matanya terlihat cekung dan merah
2. Mengalami gangguan syaraf dimana mengalami halusinasi, gangguan kesadaran
3. Berat badannya akan turun drastis dimana badannya kurus sekali karena tidak nafsu makan
4. Selalu buang air besar dan jika buang air kecil kurang lancar. Tangannya dipenuhi bintik bintik merah

Adapun dampak dari penyalahgunaan narkoba bagi psikis, antara lain :
1. Membuat seseorang lamban dalam bekerja. Ceroboh dalam bekerja disertai sering tegang dalam bekerja. Kemudian ia senantiasa resah dan gelisah
2. Menjadi pembangkang, jika ia ditegur atau dimarahi oleh seseorang ia selalu membangkang
3. Ia akan kehilangan nafsu makan sehingga badannya kurus sekali
4. Ia menjadi sangat sensitif dan mudah bosan
5. Kepercayaan dirinya hilang, apatis, pengkhayal berat dan penuh curiga kepada seseorang
6. Ia akan sulit berkonsentrasi karena memiliki perasaan kesal dan tertekan

Penyalahgunaan Narkoba mengancam seluruh remaja di tanah air. Sudah banyak generasi muda yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba. Harta habis, keluarga bercerai, dan masa depan suram, itu potret sebagian akibat penyalahgunaan narkoba. Satu generasi bisa habis oleh narkoba, sehingga pantas pemerintah Indonesia beberapa waktu lalu telah menghukum mati para Bandar dan pengedar narkoba.

Berikut ini beberapa dampak dari jenis-jenis narkoba :
1. Ganja. Bisa disebut dengan Mariyuana, cimeng. Bagi penggunanya, Ganja memiliki dampak depresi dan paranoid, serta gangguan berpikir dan persepsi serta gangguan keseimbangan tubuh dan sukar konsentrasi
2. Kokain. Jenis zat adiktif ini memicu serangan penyakit jantung, stroke, gagal ginjal, perilaku agresif, gemetar berlebihan dan pandangan kabur serta senantiasa berhalusinasi berat
3. Sabu. Zat Adiktif ini memberikan efek dampak rasa gembira. Jika mendengar musik pakai sabu kepala akan bergoyang. Dampak negatif bisa menyebabkan gangguan hati, ginjal, urat syaraf dan perilaku abnormal. Sabu bisa pula mengakibatkan mudah cemas, senantiasa lapar dan susah tidur
4. Morfin. Obat ini digunakan untuk penahan rasa sakit atau bius di dunia kedokteran. Efek morfin bagi penggunanya adalah penurunan kesadaran, rasa kantuk, lesu dan penglihatan kabur
5. Heroin. Zat ini bisa mengakibatkan sesak napas, kerusakan paru paru dan muntah.

Baca juga : Ahmad Anggoro Sukses Berwirausaha Clothing Di Masa Muda

Penyalahgunaan Narkoba Oleh Remaja was last modified: February 3rd, 2015 by

Gallery of Penyalahgunaan Narkoba Oleh Remaja

Penyalahgunaan Narkoba Oleh Remaja