Perbudakan Di Era Modern

perbudakan

Di jaman yang katanya sudah modern ini ternyata praktik perbudakan masih saja bisa ditemukan di lingkungan sekitar kita. Salah satu berita paling heboh mengenai perbudakan baru saja terjadi di daerah Tangerang. Sebuah pabrik panci/wajan telah melakukan sebuah praktik perbudakan dengan menyekap 40 orang pekerjanya di sebuah ruangan 40×40 tanpa jendela, fentilasi dan alat komunikasi. Mereka semua dipaksa bekerja sejak pukul 6 pagi sampai dengan pukul 10 malam bahkan terkadang bisa lebih dari itu. Mereka hanya diberikan makanan dengan jenis yang sama setiap harinya. Pakaian yang dikenakan pun hanya yang mereka kenakan saja, mereka sudah menggunakannya selama hampir enam bulan tanpa di ganti. Mengenai gaji pun tidak jauh lebih baik. Mereka hanya diberikan gaji sebesar enam ratus lima puluh ribu rupiah per bulannya itu pun masih banyak yang belum dibayarkan.

Contoh di atas telah membuktikan bahwa ternyata saat ini masih saja ada oknum-oknum yang memanfaatkan situasi kesulitan orang lain sebagai peluang kesempatan untuk memperkaya dirinya sendiri tanpa memperdulikan hak-hak orang yang dirugikan. Lalu masih layakkah orang-orang seperti mereka ini disebut manusia? Merperlakukan manusia lain seperti hewan dengan memaksanya bekerja diluar batas kemampuannya. Kemudian membiarkannya tinggal disebuah tempat yang sebenarnya tidak layak dianggap sebagai tempat tinggal. Pengap, sempit dan kotor apakah tempat seperti itu masih layak dijadikan tempat untuk berlindung? Tempat untuk beristirahat untuk melepaskan penat setelah bekerja seharian?

Ternyata praktik perbudakan ini tidak semata-mata dilakukan oleh satu pihak. Faktanya banyak oknum-oknum lain yang berperan sebagai pendukung dibelakangnya. Oknum-oknum tersebut tidak perlu disebutkan nama dan instansinya yang jelas semua orang pasti sudah bisa menebak para pemain dibelakang layar yang berani menutup-nutupi proses perbudakan ini agar tetap dapat berjalan sesuai dengan apa yang diinginkan oleh pihak yang meminta bntuannya. Karena siapapun pasti berpikir bahwa hal ini terlihat sangat janggal bukan? bagaimana mungkin orang sebanyak itu mau diperlakukan seperti budak tanpa melawan jika tidak ada orang-orang tertentu yang memang bertugas untuk membuat mereka tidak melakukan perlawanan.

Hal seperti ini sudah pasti membuat siapapun yang melihatnya merasa prihatin. Bagaimana tidak? Indonesia sudah merdeka lebih dari setengah abad namun tindakan perbudakan seperti ini masih bisa tidak tercium oleh para pihak yang berwajib. Ini bukti bahwa masih kurangnya perhatian para petinggi negara kepada masyarakat. Untuk itu, diperlukan kerja sama antara masyarakat dengan pihak-pihak yang berwajib dalam usaha untuk memberantas tidakan-tidakan seperti ini agar tidak terulang kembali.

Perbudakan Di Era Modern was last modified: May 21st, 2013 by

Gallery of Perbudakan Di Era Modern