Review Buku “Fairish”

Fairish Teenlit

Judul                            : Fairish
Penulis                        : Esti Kinasih
Penerbit                       : PT Gramedia Pustaka Utama
Jumlah halaman        : 312 Halaman
Tahun terbit                  : 2004

Fairish merupakan salah satu novel remaja (TeenLit) yang sudah terbit sekitar tahun 2004 namun sampai saat ini masih saja laris di pasaran. Cetakan pertamanya telah menembus ratusan copy bahkan untuk cetakan terbarunya telah dibuat halaman sampul baru dengan tema yang lebih fresh dan warna yang lebih cerah dibanding sebelumnya. Buku ini dibuat dengan alur yang menarik dan mudah untuk diikuti sehingga akan membuat siapa saja akan ikut larut kedalam alur cerita.

Novel ini menceritakan tentang seorang gadis mungil bernama Fairish biasa dipanggil Irish yang mendadak hidupnya berubah total semenjak kedatangan Davi murid baru disekolahnya. Kebetulan Davi ini masuk di kelas yang sama dengan Irish dan yang lebih kebetulan lagi, duduk sebangku dengannya. Semenjak hari pertamanya datang di sekolah popularitas Davi langsung menyebar seantero sekolah. Pesona serta sikap cueknya menciptakan kesan misterius yang membuat para gadis berlomba-lomba untuk mendapatkan perhatian dari Davi.

Merasa Jengah dengan tingkah para siswi yang overacting dihadapannyanya, Davi memutuskan untuk menjadikan Irish sebagai “Pacar Pura-Puranya”. Awalnya tentu saja Irish menolak tawaran aneh ini namun pada akhirnya Irish memutuskan untuk menerima tawaran Davi walau dengan sangat tidak senang hati setelah mendengarkan alasannya. Irish merasa enjoy menjadi “Pacar Pura-pura”nya Davi karena mendadak dirinya jadi ikut beken disekolah. Tapi ada satu hal yang membuat Irish bingung mengenai Davi, dia selalu memperlakukan Irish seperti tuan putri saat berada di tempat yang ramai tapi sifatnya akan berubah 360 derajat saat mereka hanya berdua.

Segalanya berjalan lancar sesuai rencana sampai akhirnya karena mulai terbiasa dengan kehadiran Irish Davi mulai menyimpan perasaan khusus kepada Irish. Sayangnya disini konflik mulai muncul, satu hal yang tidak Davi ketahui Irish sudah membatasi diri agar jangan sampai jatuh hati kepada Davi. Belum selesai menangani kasus anatara hatinya dan Irish muncul orang baru yang mengancam keberadaan dirinya. Alfa namanya. Dia juga seorang murid pindahan yang juga tidak kalah pamor dengan Davi. Karena sifatnya yang terbuka, periang, dan humoris Alfa dengan mudah memikat perhatian Irish dan hal ini sungguh membuat Davi kesal.  Yang paling parah ternyata Alfa mengetahui masalalu Davi yang kelam but dan berusaha untuk merebut Irish dari tangannya.

Aku telah bernyanyi untuk mu, Tapi kau tidak juga menari
Aku telah menangis di depanmu, Tapi kau tidak juga mengerti
Haruskah aku menangis sambil bernyanyi ?

 

Review Buku “Fairish” was last modified: May 30th, 2013 by

Gallery of Review Buku “Fairish”