Sebanyak 140 Sekolah Terancam Tak Bisa Ikuti SNMPTN 2014

Sebanyak 140 Sekolah Terancam Tak Bisa Ikuti SNMPTN 2014Di tahun 2014 mendatang, ada beberapa daftar Sekolah Menangah Atas (SMA) dan sederajat yang terancam tidak bisa mengukuti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2014. Totalnya ada sekitar 140 sekolah, karena sekolah-sekolah tersebut melakukan berbagai pelanggaran di SNMPTN 2013 lalu.

Dr MG Ani Bagus Putra sebagai Kepala Humas Universitas Airlangga (Unair) mengatakan bahwa beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh sekolah-sekolah tersebut adalah diantaranya melakukan manipulasi terhadap data di PDSS dan juga melakukan tindakan pungutan liar kepada setiap siswa yang akan mendaftar SNMPTN.

Ia juga menambahkan bahwa mulai tahun sekarang, nilai ujian nasional (UN) juga akan menjadi bahan pertimbangan di dalam SNMPTN tahun 2014. “Mulai tahun 2014, SNMPTN tidak hanya memperhatikan nilai rapor dan prestasi yang diraih siswa, namun nilai UN juga akan menjadi pertimbangan,” katanya.

Namun ia mengatakan sampai saat ini masih belum ada klarifikasi lebih lanjut terkait seberapa besar persentase yang akan dipakai dari hasil UN tersebut. Ia juga menambahkan bahwa perdedaan yang sangat penting adalah bahwa kepala sekolah sudah tidak perlu lagi untuk melakukan verifikasi terhadap data PDSS, namun masing-masing siswa dapat memverifikasinya secara mandiri. Sehingga pihak sekolah tidak bisa melakukan pelanggaran-pelanggaran lagi.

Setiap siswa yang mendatar SNMPTN akan diberikan otonomi oleh Panitia Pusat SNMPTN untuk bisa melakukan verfikasi data secara mandiri, dan untuk kepala sekolah akan tetap diberikan password oleh panitia, kemudian password tersebut diberikan kepada setiap siswa didik sekolah yang bersangkutan.

Selain itu juga, jumlah prodi maksimum yang dapat dipilih oleh sisiwa di dalam SNMPTN tahun ini, maksimal siswa hanya boleh memilik tiga prodi. Tidak lagi empat prodi, seperti SNMPTN tahun lalu. Menagapa? Karena, prodi keempat yang dipilih oleh siswa biasanya adalah prodi yang paling tidak di sukainya atau bahkan prodi yang sangat tidak favorit baginya. Sehingga ketika siswa yang bersangkutan tidak masuk ke dalam pilihan satu sampai dengan tiga, dan diterima di pilihan ke empat yang notabene adalah pilihan yang tidak favorit, maka akan ada peluang untuk sisiwa tersebut tidak mengambil pilihan tersebut dan lebih memilih untuk tidak melakukan daftar ulang lagi. Hal ini menyebabkan terjadinya sebuah kekosongan kursi tertentu. Padahal di sisi lain, ada siswa yang belum memiliki kesempatan untuk masuk di PTN dengan prodi yang sama.

Sebanyak 140 Sekolah Terancam Tak Bisa Ikuti SNMPTN 2014 was last modified: December 28th, 2016 by

Gallery of Sebanyak 140 Sekolah Terancam Tak Bisa Ikuti SNMPTN 2014