Tidak Selamanya Anak Berbakat Pasti Berhasil

Bila sebelumny saya membahas mengenai bagaimana menemukan bakat dan minat anak, maka kali ini saya justru ingin memngingatkan Anda untuk melenyapkan keyakinan bahwa mereka yang memiliki banyak talenta dan bakat pasti berhasil. Karena keberhasilan juga bergantung pada bagaimana Anda menangani mereka termasuk bagaimana Anda mengelola bakat dan minat mereka.

tidak selamanya anak berbakat pasti berhasil

Pada dasarnya seorang anak dikatakan memiliki bakat ketika mereka memiliki kemampuan menonjol, daya tangkap pemahaman yang lebih baik dan kemampuan lebih dalam bereksplorasi kemampuan pada suatu bidang.

Nah kadang kala dengan kelebihannya ini,Anda sebagai orang tua mendorongnya secara berlebihan untuk mengeksplore kemampuannya sehingga bakatnya ini menjadi sangat menonjol. Sayangnya dorongan Anda ini tidak Anda imbangi dengan pemahaman akan emosi dan daya tahan mereka akan tekanan. Semakin kuat tekanan Anda, bisa jadi justru memicu sifat melawan pada diri mereka.

Bila rasa melawan ini sudah muncul maka bakat mereka tidak akan lagi di iringi dengan minat. Sehingga mereka kehilangan hasrat untuk mengembangkan bakatnya. Lebih buruk lagi bila Anda memaksa mereka untuk mengeksplore banyak bidang yang kadang berlawanan. Jangan termakan iklan yang menunjukan anak dengan multi talenta, bahkan para ahli meyakini hampir mustahil menemukan mereka dengan banyak bakat dan kemampuan dengan seimbang dan sukses.

Lalu bagaimana cara yang tepat mengelola bakat dan minat mereka?

  1. Ikuti mood mereka
    Memberi mereka dorongan dan semangat adalah tindakan yang benar. Tapi bila seorang dewasa saja bisa kehilangan mood ketika sedang banyak tekanan atau kelelahan, maka anak-anak juga bisa. Ketika mood mereka sedang buruk, jangan paksa mereka dan bilapun mereka dengan kerelaan untuk mengikuti latihan, jangan selalu paksa mereka untuk sempurna.
  2. Beri ruang untuk berpendapat
    Kadangkala Anda tidak memberi mereka kesempatan untuk interupsi. Padahal bisa saja Anda melalaikan kepentingannya karena ini. Mungkin mereka memang suka musik tapi bukan musik Jazz, atau mereka tidak suka alat musik piano tapi lebih suka drum. Jadi dengarkan mereka biarkan mereka mengamati dan memilih sendiri daripada memaksakan pendapat Anda. Paksaan Anda bisa jadi justru membangun trauma bagi mereka.
  3. Pahami trauma mereka
    Kegagalan selalu berbuah kekecewaan. Tapi kadang Anda tidak memahami kekecewaan mereka bisa berbuah trauma. Bisa pula ketika mereka harus berhadapan dengan pengajar galak bisa jadi mereka kehilangan keberanian mereka. Jadi pahami trauma mereka dan beri mereka ruang. Dorong mereka dengan halus tanpa membuat mereka merasa dipaksa.
  4. Pilih yang terbaik bagi mereka
    Ada beberapa anak dengan banyak bakat. Jangan paksa mereka mengembangkan semua bakat mereka karena itu juga bisa membangun tekanan tersendiri. Kecuali mereka benar-benar tertarik untuk itu. Berikan mereka kesempatan mengamati dan memilih dari semua bakat dan minat mereka.
Tidak Selamanya Anak Berbakat Pasti Berhasil was last modified: October 1st, 2013 by

Gallery of Tidak Selamanya Anak Berbakat Pasti Berhasil