Tips Dalam Menjalankan Usaha Makanan Kecil (2)

Pada artikel sebelumnya saya sudah membagikan informasi mengenai 4 tips menjalankan usaha makanan kecil . Pada kesempatan ini saya akan mencoba berbagi kembali beberapa tips lanjutan dalam menjalankan usaha makanan kecil.

tips dalam menjalankan usaha makanan kecil (2)

Menjalankan usaha makanan kecil tidak hanya terpaku pada produk, tapi juga pada pergudangan, pemasaran hingga pengelolaan sistemnya. Karena semua aspek ini juga memiliki kadar sama pentingnya dalam pengembangan usaha termasuk pada usaha makanan kecil.

Berikut ini adalah tips lanjutan dalam menjalankan usaha makanan kecil.

  1. Kemasan
    Untuk bisa memikat pasar, tidak ada salahnya Anda mengemas ulang produk makanan kecil Anda. Anda biasanya membeli produk dalam kemasan grosir berukuran besar, maka jadikan produk makanan kecil ini dalam kemasan kecil dengan harga terjangkau. Pilihlah kemasan dengan ketebalan yang mampu menahan kualitas makanan di dalamnya,serta cukup rapat untuk kedap udara.
  2. Merek dan logo
     Ingat artikel saya  tentang brand produk? Ya…bahkan makanan kecil yang Anda jual juga harus Anda beri merek dan logo. Siapkan merek dan logo yang khas dan mudah di ingat. Pemasarang  merek dan logo akan menjadi identitas bagi produk makanan kecil Anda, dan memudahkan konsumen untuk melakukan repeat order. Pilihlah percetakan kemasan yang murah meriah untuk menekan biaya. Jangan lupa masukan pula tanggal kadaluarsa.
  3. Penyimpanan
    Sekali lagi, produk makanan kecil kadang kala harus Anda simpan secara khusus, tidak Anda tumpuk terlalu tinggi karena bisa membuat tumpukan paling bawah remuk dan tidak menyimpan di ruang lembab karena akan merusak kualitas makanan. Simpan makanan berdasar urutan masa kadaluarsa, makanan yang pertama datang harus Anda letakan paling depan supaya otomatis terambil bila ada pembelian.
  4. Pemasaran
    Ada banyak cara jitu dalam memasarkan produk makanan kecil. Bisa Anda jual dengan grosir, bisa dengan membuka toko camilan di lokasi ramai atau dengan menitipkan makanan kecil ini ke pihak ketiga di toko-toko, restoran atau sekedar warung makan. Pastikan Anda menghitung biaya pemasaran dan memasukannya sebagai salah satu pembentuk biaya pokok.
  5. Pengelolaan keuangan
    Anda bisa menerapkan cara tunai atau termin dalam urusan sistem pembayaran. Masing-masing cara membutuhkan pengelolaan keuangan yang spesifik. Anda bisa lebih leluasa dalam membelanjakan uang usaha bila usaha Anda menggunakan sistem pembayaran tunai. Tapi bila Anda menggunakan model menitipkan produk ke pihak ketiga, maka cara termin biasanya mampu mendongkrak penjualan. Pada cara kedua ini Anda hanya perlu melakukan perencanaan keuangan dan pembelanjaan berkala sesuai dengan termin.

Begitulah informasi mengenai tips menjalankan usaha makanan kecil. Semoga bermanfaat untuk Anda.

Tips Dalam Menjalankan Usaha Makanan Kecil (2) was last modified: September 26th, 2013 by

Gallery of Tips Dalam Menjalankan Usaha Makanan Kecil (2)