Usaha Jualan Sembako Keliling dengan Modal Kecil

Membuka usaha jualan sembako memang memerlukan modal yang besar, persiapan yang perlu dilakukanpun cukup beragam. Dari mulai menyiapkan tempat, suplai, lokasi usaha yang strategis, dan lainnya tentu harus dipertimbangkan secara matag dan benar, agar usaha yang dikelola dapat berjalan dengan baik. Usaha berjualan sembako memang merupakan usaha yang tidak bisa mati, pasalnya kebutuhan terebut selalu ada dan harus erpenhi selama orang tersebut masih hidup. Jika orang telah habis persediaan sembakonya di rumah, tentu ia akan kembali lagi untuk membeli sembako di tempat jualan sembako begitu seterusnya.

Kebanyakan orang yang membuka usaha jualan sembako (biasanya disebut toko kelontong), membuka usaha jualan sembako tersebut di tempat atau sebuah toko / ruko. Ada yang menjual sembako di depan umah mereka, ada yang menjual sembako di sebagian rumah yang kosong, ada juga yang menjual sembako dengan menyewa ruko, dan sebagainya. Cara berjualan seperti ini akan efektif jika lokasi atau tempat berjualan memang di darah atau tempat yang strategis, yakni daerah yang ramai dilalui atau merupakan kawasan yang ramai. Jika anda memilih lokasi yang tidak sesuai atau sepi penduduk, meskipun dibilang usaha yang tidak akan mati, namun jika tidak ada pembeli tentu bisnis atau usaha anda akan mati.

berjualan sembako keliling

Sebenarnya untuk dapat memasarkan alias berjualan sembako tidak hanya terbatas pada sebuah toko, anda juga dapat menjual sembako ini dengan cara berkeliling. Tentu cara ini lebih efektif dalam meningkatkan omset penjualan sembako dibandinkan dengan membuka toko, karena dengan cara ini anda akan menemui orang-orang yang secar kebetulan membutuhkan sembako ini. Bahkan pada masa ini, orang amat malas untuk keluar rumah dan berjalan untuk membeli sembako, hal seperti ini akan jadi peluang yang besar bagi anda untuk berjualan sembako secara berkeliling. Dengan jualan sembako secara berkeliling,tentu konsumen atau pelanggan akanlebih merasa dimanjakan sebab ia tidak perlu keluar rumah jauh-jauh untuk mendatangi penjual, malah keadaannya berbalik yakni penjual yang mendatangi pembeli.

Selain itu dengan berjualan sembako secara berkeliling, tentu modal yang perlu dikeluarkan cukup murah karena tidak arus menyewa ruko (kecuali punya tempat sendiri). Modal yang perlu dipersiapkan untuk melakukan usaha jualan sembako secara berkeliling ini ialah modal tempat, untuk sembako bisa berupa gerobak dan barang yang dijualnya yakni sembako itu sendiri. Modal untuk membuat atau membeli gerobak, harganya berkisar antara 2 juta rupiah, sedankan untuk modal pembelian bahn sembakonya diperkirakan seitar 3 juta rupiah. Jadi jika anda berniat untuk membuka usaha sembako dengan cara berkeliling, modal minimal yang harus anda punya untuk materi ialah sekita 5 juta rupiah. Modal tersebut pasti akan balik, karena ingat usaha ini merupakan usaha yang dibutuhkan setia orang.

Ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan dalam memulai usaha jalan sembako keliling, yakni anda setidaknya harus berani mengeluarkan suara yang ckup untuk memasarkan produk anda, buat muka atau wajah anda berada pada level keramahan yang tinggi, harga jual yang anda tawarkan merupakan harga yang kompetitif, kualitas produk sembako yang anda jual merupakan kualitas yang dapt dipercaya, anda harus memiliki rasa optimism, anda harus menjadi orang yang percaya diri, anda harus menjadi orang yang pantang menyerah, dan yang terakhir adala anda harus menjadi orang yang tahan akan panas dan lelan, tentu saja hal ini penting karena berjualan keliling tentu membutuhkan tenaga dan fisik yang kuat apalagi jika cuaca sedang tidak bersahbat.

 

sumber bacaan:

  • http://tipspenjualan.com/tips-usaha-atau-bisnis-sembako-di-rumah-atau-keliling/
Usaha Jualan Sembako Keliling dengan Modal Kecil was last modified: October 24th, 2015 by

Gallery of Usaha Jualan Sembako Keliling dengan Modal Kecil

berjualan sembako keliling